
Sebagai tindak lanjut penunjukkan Yayasan Senadi sebagai institusi pelaksana Studi Kelayakan Program Revitalisasi Museum Kayu oleh PT Rimba Makmur Utama (PT RMU), Yayasan Senadi menerbitkan sebuah iklan layanan masyarakat di harian Radar Sampit pada hari Senin (18/10/2021), sebagai bentuk dukungan atas inisiatif ini. Bersama Afiliasi Inspirasi Senadi seperti Berakar Komunikasi dan JawaPos Multimedia, iklan yang menampilkan fauna khas Kalimantan dalam ragam hias Dayak yang sarat filosofi lokal ‘Batang Haring’ (pohon kehidupan), karya ini mewakili kolaborasi komitmen untuk melestarikan kekayaan sejati keaneka ragaman hayati dan kearifan lokal sebagai wariskan bagi generasi penerus negeri.

Hari Selasa (19/10/2021) keesokan harinya, Yayasan Senadi yang diwakili oleh Ketua/Direktur Eksekutif dan Direktur Komunikasi, diterima oleh Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Bapak Halikinnor, pada hari , beserta jajaran Pemkab terkait. Didampingi PT RMU dan Berakar Komunikasi, selain menyampaikan dukungan atas inisiatif ini, pada kesempatan ini Yayasan Senadi juga mohon dukungan untuk dimulainya pekerjaan Tim Teknis Studi Kelayakan. Pertemuan ini ditutup dengan kunjungan rombongan ke Museum Kayu didampingi jajaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim sebagai penanggung jawab pelaksana inisiatif ini.


Pelaksanaan survey lapangan oleh Tim Teknis sendiri dimulai sejak 20/10/2021 selama kurang lebih sepuluh hari, dan dilanjutkan dengan penyusunan laporan serta rekomendasi pengembangan hasil temuan survey lapangan. Sebagai bagian dari rangkaian Studi Kelayakan ini, Disbudpar Kotim juga menyelenggarakan Focus Group Discussion bertajuk ‘Strategi Pengembangan Museum Kayu Sampit Sebagai Edukasi Wisata di Kota Sampit’ pada tanggal 01/11/2021, dengan mengundang para pemangku kepentingan terkait, serta menghadirkan Yayasan Senadi secara daring.
