Kakawin
SECOLAH
Karya Tonil Bung Karno
Padepokan Dongeng Nusantara
Amukti
‘Amukti’ berasal dari bahasa Sansekerta yang umumnya dikenal dalam frasa ‘Amukti Palapa’, sebagai sumpah yang diucapkan mahapatih Gajah Mada untuk mempersatukan Nusantara di bawah kerajaan Majapahit pada tahun 1300 Masehi. Sebagian ahli bahasa dan sejarah mengartikan kata ini sebagai ‘puasa’, sementara yang lain mengartikannya sebagai ‘kepuasan tiada tara’. Yayasan SENADI memaknai Amukti sebagai ‘hasrat dan semangat’ yang mendorong upaya pencapaian melebihi standar umum.

AMUKTI SENADI adalah program kemitraan, berbasis tujuan dan kepedulian yang sejalan, bagi para Afiliasi Inspirasi SENADI untuk bersama mengembangkan ekosistem kolaboratif pemberdayaan generasi muda dalam menyiapkan kemandirian bangsa menuju Kebangkitan Nusantara. Kata ‘SENADI’ sendiri secara bebas juga dapat diartikan sebagai ‘satu aliran darah’. Program ini terbuka bagi individu, institusi, komunitas, dalam kapasitasnya sebagai relawan, kolaborator, maupun donor bagi seluruh program Yayasan SENADI yang dirasa sesuai.
 
Untuk informasi lebih lanjut terkait ‘Amukti SENADI’, silahkan menghubungi kontak@SENADI.id.
‘Kakawin’ (sansekerta) adalah puisi Jawa kuno. Berasal dari kata dasar ‘kawi’ yang berarti pandai atau pencipta. Kata kakawin (atau kekawin) dapat diartikan sebagai ‘penyair’ atau ‘syair’. Kakawin umumnya ditulis oleh seorang Mpu/ Empu (gelar kehormatan dalam bahasa Jawa yang berarti ‘ahli’) dan biasanya dibawakan saat upacara penting. Secara singkat, Kakawin adalah media multi fungsi, mulai dari dokumentasi, sosialisasi, hingga inspirasi pedoman hidup bagi pembaca atau pendengarnya.
 
KAKAWIN SENADI adalah sebuah inisiatif dalam menyikapi fenomena klasik ‘salah pilih jurusan’ di pendidikan tinggi generasi penerus bangsa, relevansinya terhadap kualitas daya saing lulusan, serta dampaknya dalam era bonus demografi Indonesia, dalam bentuk serial paket konten digital. Sebuah referensi yang mengulas relevansi edukasi-profesi-industri-prestasi dari para praktisi industri Indonesia dengan latar belakang pendidikan linear saat ini.
 
Untuk informasi lebih lanjut terkait ‘Kakawin SENADI’, silahkan menghubungi kontak@SENADI.id.
PRASASTI SENADI adalah bentuk penghargaan untuk melestarikan pencapaian, pengalaman, wawasan, serta kearifan para pakar  industri yang akan menginspirasi pengayaan dan pengembangan diri para peminatnya.
 
Untuk informasi lebih lanjut terkait ‘PRASASTI SENADI’, silahkan menghubungi kontak@SENADI.id.
Visi SECOLAH adalah untuk menumbuhkembangkan karakter intelektual industri media yang humanis dan mandiri, demi pemajuan kebudayaan Indonesia di kancah global, serta berperan aktif dalam keberlangsungan tatanan peradaban dunia.
 
Sebagai lembaga pendidikan Media Kontemporer dan Humaniora, dengan misi menciptakan lulusan yang kompeten dalam menumbuhkembangkan budaya Indonesia melalui khazanah media dan humaniora kontemporer, serta memiliki sikap kritis, kreatif, inovatif dan mandiri, serta membentuk pribadi intelektual dan waskita, yang mampu mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan dan demokrasi, demi mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera di manapun ia berada, maka SECOLAH didirikan dengan tujuan sebagai berikut:
 
  1. Kemampuan berinovasi dalam bidang produksi media dengan wawasan humaniora, untuk memenuhi kebutuhan ideologi, sosial, politik, ekonomi dan budaya.
  2. Berkompetisi secara sehat dan demokratis di bidang produksi media kontemporer dan humaniora dalam rangka menghadapi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, serta persaingan budaya, baik di aras nasional, internasional dan global.
  3. Penciptaan lapangan kerja yang mandiri dan terstruktur demi meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk juga pemajuan kebudayaan Indonesia dan dunia.
 
Untuk informasi lebih lanjut terkait ‘SECOLAH’, silahkan menghubungi kontak@SENADI.id.
Di masa pengasingan Presiden RI pertama, Ir. Soekarno, di Ende 1934-1938, dan Bengkulu 1938-1942, selain memperdalam agama, beliau banyak menulis naskah drama (tonil), sebagai upaya beliau untuk tetap membangkitkan semangat perjuangan dan persatuan bangsa Indonesia melawan penjajahan.
 
Saat ini sebagian dari naskah-naskah asli Tulisan tangan beliau tersimpan sebagai milik Yayasan Bung Karno Yayasan SENADI terpanggil untuk melestarikan warisan gagasan kebangsaan Presiden Soekarno bagi generasi penerus bangsa melalui modernisasi media karya naskah tulisan Sang Proklamator tersebut dalam bentuk serial podcast musikal,
 
Untuk informasi lebih lanjut terkait ‘Karya Tonil Bung Karno’, silahkan menghubungi kontak@SENADI.id.

Dikenal sebagai masyarakat yang berbudi, bijaksana, adaptif, menjunjung tinggi keberagaman dan penuh cinta kasih, nilai-nilai masyarakat leluhur Nuswantara tersebut merupakan warisan yang selayaknya ditumbuhkembangkan kembali sebagai jati diri masyarakat Indonesia.

Dengan filosofi “Bhinneka Tunggal Ika Tan Hanna Dharma Mangrwa”, dan “Sepi ing Pamrih Rame ing Gawe” sebagai prinsip kerja, ‘Padepokan Dongeng Nusantara’ (PDN) bermaksud mengembangkan literasi, pengetahuan, dan nilai budaya dari leluhur Nuswantara di segala bidang. Tulisan, lisan, benda, maupun gagasan, warisan leluhur tersebut dirawat, dihidupi dan dirayakan agar tetap terjaga keberadaannya dengan mempelajari, memahami dan menghidupkannya sesuai dengan konteks jaman.

Sejak November 2021, Yayasan SENADI mendukung upaya komunitas PDN untuk menghidupkan kembali peradaban Nuswantara yang kontekstual dengan kebutuhan jaman dalam bentuk diskusi webinar. Dengan harapan generasi muda penerus bangsa dapat berperan aktif dalam mewujudkan masyarakat dunia yang bahagia, bijaksana, penuh cinta, dan gemar bekerja sama saling membantu, PDN resmi menjadi program Yayasan SENADI sejak Maret 2022. Beragam dalam satu jiwa, bergotong royong tanpa kerancuan dalam memaknai kebenaran.

Untuk informasi lebih lanjut terkait ‘Padepokan Dongeng Nusantara’, silahkan menghubungi kontak@SENADI.id.

Visi AKADEMI SENADI adalah untuk menumbuhkembangkan karakter intelektual industri media yang humanis dan mandiri, demi pemajuan kebudayaan Indonesia di kancah global, serta berperan aktif dalam keberlangsungan tatanan peradaban dunia.
 
Sebagai lembaga pendidikan Media Kontemporer dan Humaniora, dengan misi menciptakan lulusan yang kompeten dalam menumbuhkembangkan budaya Indonesia melalui khazanah media dan humaniora kontemporer, serta memiliki sikap kritis, kreatif, inovatif dan mandiri., serta membentuk pribadi intelektual dan waskita, yang mampu mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan dan demokrasi, demi mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera di manapun ia berada, maka AKADEMI SENADI didirikan dengan tujuan sebagai berikut:
 
  1. Kemampuan berinovasi dalam bidang produksi media dengan wawasan humaniora, untuk memenuhi kebutuhan ideologi, sosial, politik, ekonomi dan budaya.
  2. Berkompetisi secara sehat dan demokratis di bidang produksi media kontemporer dan humaniora dalam rangka menghadapi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, serta persaingan budaya, baik di aras nasional, internasional dan global.
  3. Penciptaan lapangan kerja yang mandiri dan terstruktur demi meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk juga pemajuan kebudayaan Indonesia dan dunia.
 
Untuk informasi lebih lanjut terkait ‘AKADEMI SENADI’, silahkan menghubungi kontak@SENADI.id.
SUBspace adalah sebuah ‘Concept Space’, sebuah ruang untuk aktivitas fisik Yayasan Senadi di kota Surabaya.
 
Untuk informasi lebih lanjut terkait ‘SUBspace SENADI’, silahkan menghubungi kontak@SENADI.id.