Program Revitalisasi Museum Kayu Sampit, Kota Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah

Pada Agustus 2021, Yayasan SENADI dipercaya sebagai mitra pelaksana untuk melakukan studi kelayakan dalam upaya revitalisasi Museum Kayu Sampit yang terletak di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah. Penunjukan ini dilakukan oleh PT Rimba Makmur Utama (RMU), selaku pengelola kawasan restorasi lahan gambut Katingan-Mentaya Project yang berlokasi di Kalimantan Tengah, bersama Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Kotim menggagas upaya tersebut.

Sebagai salah satu landmark kota, Museum Kayu Sampit dipandang oleh Pemkab  – dalam hal ini Dinas Pariwisata, memiliki potensi besar untuk menjadi lokomotif dan contoh konkrit sentra edukasi mengenai budaya dan sejarah kota berikut masyarakatnya yang merupakan salah satu key-factor dalam  rencana strategis pariwisata daerahnya.

Di sisi lain, PT RMU melihat signifikansi peran strategis Museum Kayu Sampit, dalam upaya perwujudan salah satu misinya, yakni;  “Mengembangkan dan meningkatkan ekonomi dan kesadaran lingkungan masyarakat sekitar kawasan”, dalam hal ini masyarakat dan kalangan muda Kota Sampit pada khususnya dan Kabupaten Kotawaringin Timur pada umumnya.

Studi kelayakan dengan output berupa rekomendasi program terkait revitalisasi ini mulai dieksekusi pada September 2021. Berlangsung selama kurang lebih dua bulan, hasil surveinya direncanakan akan dipresentasikan ke jajaran Pemkab dan dinas-dinas terkait akhir Desember 2021.  

(DS/IX/21)